Postingan

Aborsi Pendidikan

       Tahun pembelajaran baru masih beberapa bulan ke depan. Namun, geliat mendapatkan siswa baru telah gencar digerakkan. Bagaimanapun, adanya siswa adalah keniscayaan bagi kehidupan sebuah sekolah. Meski adanya siswa sebuah keniscayaan bagi keberlangsungan sekolah, adalah tragedi apabila demi keberlangsungan hidup sekolah, siswa hanyalah angka. Pada kondisi itu, siswa tak lagi disikapi dan digulati sebagai pribadi. Ia tak lebih sarana untuk menjaga keberlangsungan hidup sekolah. Nasibnya lebih rendah daripada martabat budak: ia cuma sarana tak berjiwa. Adalah hal yang pantas disyukuri ketika masyarakat ikut terlibat mengelola pendidikan di negeri ini. Mereka melakukannya dengan membangun sekolah swasta. Ada beragam alasan mengapa membangun sekolah swasta. Kini, kita mengenal sekolah swasta berbasis agama dan swasta nasional. Meski demikian, kini banyak sekolah swasta mulai kekurangan siswa, khususnya sekolah-sekolah swasta di daerah-daerah. Di daerah-daerah...

Jalan Pintas Pendidikan

    Harian Kompas edisi 4 Maret 2016 mewartakan rencana pemerintah meluncurkan program penyetaraan S-2. Program ini untuk mengantar secepatnya 69.000 dosen yang masih bergelar sarjana (S-1) karena pemerintah mempunyai target pada akhir 2017 semua dosen sudah bergelar magister (S-2). Target ini merupakan sebuah revisi karena menurut UU Guru dan Dosen (UU Nomor 14 Tahun 2005), mestinya semua dosen sudah berpendidikan S-2 pada akhir 2015. Namun, rencana ini perlu dikritisi karena membawa banyak konsekuensi yang bermuara pada rusaknya sendi-sendi penting penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan bertanggung jawab di Indonesia.      UU Guru dan Dosen tersebut ditetapkan pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pendidikan tinggi (PT). Pemerintah memberi waktu selama 10 tahun supaya semua PT dapat memenuhi UU ini. Sayangnya, tidak ada langkah konkret-sistemik yang dilakukan pemerintah selain menyediakan beasiswa. Tidak mengherankan ...

Merawat Nalar Bangsa

    Meskipun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam masa lebih dari satu tahun, pemerintahannya belum menunjukkan rencana dan implementasi  konkret revolusi mental,  anggaplah pemerintah serius dengan gagasan ini. Paling tidak, alur silogismenya lurus dan konsisten sehingga revolusi mental dirasa sebagai sebuah kesimpulan valid. Revolusi mental digagas Joko Widodo (Kompas, 10/5/2014) dengan premis bahwa selama 16 tahun menjalankan reformasi kita hanya mencapai kemajuan sebatas kelembagaan. Ekonomi semakin berkembang dan masyarakat banyak yang bertambah makmur, tetapi kenapa masyarakat kita malah bertambah galau, bukannya bertambah bahagia? Menurut Jokowi, pembangunan kita belum menyentuh paradigma, mindset, atau budaya politik dari manusia yang menjalankan sistem sehingga nation building tak mengantarkan Indonesia pada cita-citanya. Agar perubahan benar-benar bermakna, berkesinambungan, dan sesuai cita-cita Proklamasi Indonesia yang merdeka, adil, d...

Selamat Hari Guru Sejati

     Hari Guru adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda di setiap negara. Di Indonesia sendiri peringatan Hari Guru Nasional jatuh pada tanggal 25 November. Untuk internasional sejak tahun 1994, Hari Guru sedunia itu diperingati tiap tanggal 5 Oktober.     Hari Guru Nasional bukan merupakan hari libur resmi, tetapi dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa kepada guru, kepala sekolah, dan perangkat sekolah lainnya. HGN ini diperingati bersamaan dengan perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Ini bermula dengan perjuangan para guru Tanah Air melalui Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912. Organisasi unitaristik ini beranggotakan para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan pemilik sekolah. Umumnya mereka bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. Di masa yang sama, berkembang juga organisasi guru ...

KREASI SEKOLAH BODHISATTVA

Gambar
VIDEO KELAS XIips VIDEO KELAS XIipa VIDEO KREASI SEKOLAH BODHISATTVA                                                         KREASI SMP BODHISATTVA DANCE SMA BODHISATTVA                                            PENTAS SENI SEKOLAH BODHISATTVA

Pancasila, Ramadan dan Persekusi

“Saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa namanya ialah Pancasila. Sila itu artinya asas atau dasar dan di atas dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abad i” Demikian cuplikan pidato terkenal Soekarno pada 1 Juni 1945 tentang dasar negara Indonesia di depan sidang Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan. Hari ini kita menyaksikan bagaimana perdebatan di media sosial begitu sengit. Begitu banyak hal yang diperdebatkan, dipertentangkan menjadi bahan cacian dan  bullying.  Kita kehilangan keramahan kita di media sosial. Media sosial hari hari ini menjadi alat intimidasi, alat identifikasi lawan untuk kemudian diburu dan diintimidasi. Tercatat sampai hari ini ada 59 orang yang menjadi target persekusi media sosial. Mereka dilabel sebagai penista agama/ulama. Identitas (foto profil, pekerjaan, alamat rumah, kantor, dll) dan postingan mereka disebar ke media sosial. Kemudian mereka yang masuk dalam daftar persekusi ini digeruduk di rumah at...

Pilih-Coblos-Celup Tinta. Ternyata Ini 6 Alasan Kenapa Jari Harus Ungu Setelah Pemilu

Setelah hari-H pemilu terlewati, biasanya ada satu  foto  yang mendominasi media sosial:  jari kelingking berhias warna ungu.  Mulai dari pasangan  pejabat  yang direkam langsung oleh awak media, hingga orang biasa yang merekam sendiri dan mem- posting- nya di Instagram pribadi. Yang jelas bukan warna kutek, melainkan tinta sebagai bukti bahwa kamu sudah menggunakan hakmu sebagai warga negara dalam pemilu. Sementara pemilih baru biasanya bangga setengah mati dengan celupan tinta di jari ini, pemilih lama mungkin kesal karena tintanya tidak hilang-hilang. Tapi buat kamu yang belum tahu kenapa wajib banget mencelupkan jari ke tinta setelah nyoblos di TPS, ini  Hipwee  kasih tahu alasannya. 1. Bukan sekadar untuk gegayaan di media sosial, celup jari ke tinta ternyata fungsinya untuk keamanan        Jari yang berhias tinta ungu itu bukan sekadar bukti yang bisa kamu banggakan kalau kamu berpartisipasi dalam demokrasi, melain...